Jumat, 31 Juli 2020
Poster Jenis Tanaman Herbal Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Saat Pandemi Covid-19
Kamis, 30 Juli 2020
Tata cara menyembelih hewan qurban menurut islam

Penyembelihan hewan qurban menjadi intisari dari perayaan Idul Adha. Selain menjadi bagian dari ibadah, penyembelihan hewan qurban juga menjadi simbol kasih sayang antar umat Islam. Baik yang berqurban maupun tidak, semuanya dapat turut merasakan manfaat dari hewan sembelihan.
Islam telah mengatur ketentuan dan cara menyembelih qurban yang baik dan tidak menyakiti hewan.
Nah, bagi yang hendak melaksanakan qurban, tidak ada salahnya untuk mengetahui tata cara sembelih qurban agar dapat memastikan proses penyembelihan berjalan sesuai syariat yang telah ditentukan. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan lengkap seputar tata cara penyembelihan hewan qurban di bawah ini.
Adapun tata cara menyembeli hewan Qurban Menurut Syariat Islam.
Penyembeli tidak boleh dilakukan dengan cara menyakiti hewan.
Ada beberapa adab yang harus d
Menggunakan pisau tajam
Ada baiknya untuk menggunakan pisau setajam mungkin agar tidak menyakiti hewan sembelihan terlalu lama. Perintah untuk menajamkan pisau dalam proses penyembelihan pun sesuai sabda Rasulullah yang artinya:
“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan (baik) dalam segala hal. Jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih maka sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.” (Hadis Riwayat Muslim)
Jangan mengasah pisau di hadapan hewan.
Hewan bisa saja merasa takut atau justru stres saat melihat pisau di hadapannya. Rasulullah pun memerintahkan untuk tidak mengasah pisau di hadapan hewan yang akan disembelih. Dalam riwayat lain, Rasulullah pernah menegur seseorang yang mengasah pisaunya di hadapan sembelihannya. Beliau bersabda: “Mengapa engkau tidak menajamkannya sebelumnya? Apakah engkau membuatnya mati dua kali?” (Hadis Riwayat Ath-Thabrani)
Menghadapkan hewan ke arah kiblat
Baringkan hewan ke arah kiblat dalam keadaan perutnya menyentuh tanah. Hal ini dimaksudkan agar organ dalam hewan lebih mudah dibedah.
Tata cara sembeli Qurban dengan menyebut asma allah.
Sesaat sebelum menyembelih, pastikan untuk membaca basmalah, sesuai perintah Allah dalam Surat Al-An’am ayat 121 yang artinya:
“Janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebutkan nama Allah saat menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan itu merupakan tindakan fasik.”
Setelah membaca basmalah, ikuti dengan mengucapkan kalimat takbir dan dibarengi dengan nama orang yang berqurban. Pelaksanaan qurban harus dibarengi niat karena Allah semata. Karenanya, selama berqurban, tidak diperkenankan membaca bacaan selain ditujukan kepada Allah, seperti salawat Rasul misalnya.
Pastikan agar bagian tenggorokan, kerongkongan, dan dua urat leher terpotong dengan sempurna.
Terputusnya tenggorokan, kerongkongan, dan dua urat leher merupakan syarat sah qurban. Adapun jika hanya dua syarat yang terpenuhi, qurban tetap dinyatakan halal dan sah.
Tidak boleh mematahkan leher sebelum hewan benar- benar mati.
Mematahkan leher hewan sebelum napasnya benar-benar habis merupakan perbuatan yang dibenci, sama halnya dengan menguliti hewan saat masih hidup.
Pelaksanaan Shalat Id Adha Melalui Protokol Kesehatan
Berikut protokol kesehatan dan panduan lengkap salat Idul adha berdasarkan Surat Edaran No SE. 18 Tahun 2020.
a. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan.
b. Melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan.
c. Membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan.
d. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/ hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar.
e. Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jamaah dengan suhu >37,5'C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan.
f. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter.
g. Mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya.
h. Tidak mewadahi sumbangan/sedekah jamaah dengan cara menjalankan kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit.
poster mengenai pendidikan dan keagamaan islam
Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar yang dinantikan oleh seluruh umat muslim.
Dalam menyambut hari raya Idul Adha, ada beberapa adab yang bisa dilakukan oleh umat muslim.
Tujuannya untuk mendapatkan berbagai keutamaan dan keberkahan Idul Adha.
1. Menghidupkan suasana di malam hari sebelumnya
Umat muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam sebelum Idul Adha. Kegiatan yang bisa dilakukan misalnya dengan menabuh bedug hingga takbiran di masjid.
2. Mandi di pagi hari
Sebelum berangkat untuk menunaikan salah Idul Adha berjamaa di masjid, umat muslim dianjurkan untuk mandi di pagi hari. Berikut bacaan niat mandi sebelum salat Idul Adha.
"Nawaitul ghusla li‘îdil adha/li‘îdil fithri sunnatan lillâhi ta’âlâ"
Artinya: Aku niat mandi untuk merayakan Idul Adha/Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála.
3. Membersihkan tubuh dan memakai wewangian
Setelah mandi, dianjurkn untuk memakai wewangian hingga mengenakan pakaian yang bersih dan suci.
4. Berangkat ke masjid melewati jalan yang berbeda ketika pulang
Sebaiknya memilih rute yang berbeda saat menuju masjid ataupun pulang dari masjid. Tujuannya agar bisa bersilahturahmi dengan lebih banyak kerabat dan tetangga.
5. Memperbanyak takbir, dzikir, tasbih dan hamdalah
Umat muslim dianjurkan memperbanyak membaca takbir (allahu akbar), dzikir (laa laha illallah), dan tasbih (subhanallah).
Asslamualaikum wr.wb
Puji dan syukur kehadiran allah swt.karena atas kehendaknya lah saya bisa melakukan Kkl-DR walaupun saat pandemi covid-19 yang sedang genting" ny pada saat sekarang ini. sholawat beserta salam tidak lupa saya hadia kan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW. Yang telah membawa kita dari alam kegelapan hingga alam terang benderang yang kita rasakan saat ini. Adapun kegiatan yang saya lakukan di hari ke-15 Kkl-DR IAIN Padangsidimpuan tanggal 29 juli 2020 yaitu membuat poster tentang pendidikan serta dakwah keagamaan Islam dan memamfaatkan media sosial yakni mengenai adab idul adha yang baik jika di amalkan, sebagai ummat muslim yang mengerjakan amalannya maka allah swt akan mengajarkan kita amalan sunnah, agar di hari raya berlimpah pahala maka jagalah sunnahnya.
Wassalamualaikum wr.wb
Terimakasi semoga bermanfaat😊
Dan jangan lupa kunjungi akun" saya ya guys like and commend
#fb: yus dalimunthe
#ig: yusmunthe
# youtobe: yusmidar dalimunthe
#Kkl-DR IAIN Padangsidimpuan 2020
Rabu, 29 Juli 2020
Panduan Penyembelihan Qurban sesuai dengan Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19
Puasa Arafah
فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرُُ
Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lah yang lebih baik baginya.” (Qs. al-Baqarah: 184).
Petik Hikmah di Balik Ibadah Kurban
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Selasa, 28 Juli 2020
Keutamaan makna arti puasa arafah dan tarwiyah
Keutamaan Makna Arti Puasa Arafah Dan Tarwiya
- Pusa arafah itu adalah puasa yang pengerjaannya sama seperti puasa sya'ban, namun ada juga perbedaanya itu, kalau puasa arafah mempunyai keunggulan, atau keutamaan bisa juga di sebut makna.
-Maknannya itu adalah akan di ampuni dosa setahun ke belakang dan setahun ke depan, adapun dalil yang menjelaskan makna dari puasa arafah tersebut.
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa ‘Arofah? Beliau menjawab, ”Puasa ‘Arofah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu” (HR. Muslim no. 1162).
أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَفْطَرَ بِعَرَفَةَ وَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ أُمُّ الْفَضْلِ بِلَبَنٍ فَشَرِبَ
Tidak hanya puasa arafah saja yang di kerjakan namun sebelemunya juga harus mengerjakan sunnah puasa tarwiyah,
صَوْمُ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ، وَصَوْمُ يَوْمِ عَرفَةَ كَفَّارَةُ سَنَتَيْنِ
“Artinya : Puasa pada hari tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun.
Kalau menurut ru'yah atau hisab falakiyah waktu pelaksanan atau pengerjaannya puasa idul adha atau biasa yang disebut PUASA ARAFAH tersebet jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah dan masehinya jatuh pada tanggal 11 september 2016, dan hari raya idul adha atau lebaran qur'bannya jatuh pada tanggal 12 september.
NIAT PUASA
Puasa Sunah Tarwiyah Dan Arafah yang sering kita lakukan di bulan dzulhijjah biasanya di laksanakan pada tanggal 8 dan 9 dan itu juga memasuki 10 hari pertama di bulan haji atau juga di bulan dzulhijjah.
Keutamaan Puasa Tarwiyah Dan Arafah yang memasuki 10 hari pertama di bulan haji atau juga di bulan dzulhijjah tentunya menjadi peluang penting bagi kita untuk mengetahui ke utamaannya, dan ke utamaannya ini adalah menjadikan amal ibadah yang baik atau juga amal sholih.
Pada 10 hari terakhir ini Allah SWT membukakan pintu rahmatnya yang sangat besar bagi si hambanya yang melakukan amal shalih, salah satu amal shalih yang di lakukan kita adalah melakukan puasa sunah Tarwiyah Dan Arafah pada tanggal 8 dan 9 yang memasuki 10 hari terakhir di bulan dzulhijjah.
Mungkin hal ini telah tercantumkan dalam hadits shahih dari Nabi Kita yakni Nabi MUHAMMAD SAW yang di kisahkan oleh Abu Qatadah Al- Anshariy ”
Untuk Bacaan Doa dan Niat Puasa Tarwiyah dan Arofah, 8-9 Dzulhijah 1435H
1. Niat puasa Tarwiyah
نويت صوم ترويه سنة لله تعالى
LATIN : Nawaitu sauma tarwiyata sunnatal lillahi ta'ala
ARTINYA : “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”
Puasa Sunah Tarwiyah ini sering kali di laksanakan pada tanggal 8 dzulhijjah. Adapun keutamaan puasa sunah tarwiyah bisa di jelaskan seperti hadits di atas. jika anda ingin terhapus dari segala dosa makanya jangan lewatkan puasa sunah ini, karena puasa sunah ini hanya akan datang setahun sekali bertepatan datangnya bulan haji atau juga bulan dzulhijjah.
2. Niat puasa Arafah
نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
LATIN: Nawaitu sauma 'arafata sunnatal lillahi aa'ala
ARTINYA:“Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.
Relasi agama dan kesehatan
Seperti yang dijelaskan pada AlQur'an surah al baqarah ayat 168. yang artinya:
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; Karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." (QS. Al-Baqarah: 168).
Semoga bermanfaaat.....
Jangan lupa kunjungi aku di bawah ini yaaa gaes☺☺☺......
#Fb_Asrina Pulungan
#Ig_asrinapulungan98
#Youtube_ Asrina Pulungan
Terima kasih..........
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
- 10 Dzulhijjah = Jumat, 31 Juli 2020
- 11 Dzulhijjah = Sabtu, 1 Agustus 2020
- 12 Dzulhijjah = Minggu, 2 Agustus 2020
- 13 Dzulhijjah = Senin, 3 Agustus 2020
Moderasi Beragama Dengan Tema Toleransi
Keutamaan 10 hari pertama pada bulan dzulhijjah
Dzulhijjah adalah bulan keduabelas dan terakhir dalam penanggalan hijriyah. Umat Islam berbeda pendapat dalam menentukan awal Dzulhijah. Ada yang menggunakan hisab, rukyah, maupun mengikuti penetapan awal Dzulhijah di Arab Saudi.
Pada tanggal 9 bulan ini, umat Islam yang beribadah haji melakukan wukuf di Arafah, sementara yang tidak beribadah haji disunahkan agar berpuasa Arafah.Pada tanggal 10 bulan ini, umat Islam memperingati hari raya Idul Adha (di Indonesia dikenal dengan nama hari raya kurban).Pada bulan ini juga para pemeluk agama Islam menunaikan Ibadah Haji ke tanah suci Mekkah yakni antara tanggal 8 hingga 12.Pada tanggal 9 bulan ini, umat Islam yang beribadah haji melakukan wukuf di Arafah, sementara yang tidak beribadah haji disunahkan agar berpuasa Arafah.
#Kkldriainpsp2020
Moderasi Beragama, perbedaan adalah kelengkapan
Senin, 27 Juli 2020
Kerja sama antara agama mewujudkan perdamaian dan misi kemanusian
Adapun Kerja Sama Antar Agama
Untuk mewujudkan perdamaian, keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, haruslah ada kerja sama antar kelompok. dengan antar kelompok agama, satu dengan yang lainnya harus bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita yang diamanatkan di dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Kelompok agama sudah saatnya tidak hanya mengurusi ibadah di dalam rumah ibadah antara umatnya dan Tuhannya, melainkan juga melakukan ibadah untuk mengatasi tantangan modernisasi. Tantangan tersebut bisa untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat sekitar, mewujudkan keadilan sosial, menjawab tantangan global dan lain sesebagainya.
Kerja sama antar kelompok agama di Indonesia menjadi jalan alternatif tersendiri. Setiap agama memiliki basis masa yang kuat.
Tidak memedulikan mana kelompok yang paling besar dan mana kelompok yang paling kecil dalam upaya untuk mewujudkan tercapainya tujuan bersama.
Memang setiap kelompok agama memiliki perbedaan masing-masing, baik dalam urusan cara beragama, konsep kesejahteraan dan lain sebagainya. Namun, di antara sekian kelompok beragama, memiliki satu kesamaan yaitu mewujudkan kesejahteraan umatnya.
Adapun Cara bagaimana mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan tiap kelompok janganlah dipermasalahkan. Yang dipegang setiap kelompok adalah : :
- tujuan besar Indonesia dalam upaya mengentaskan kemiskinan,
- mewujudkan kesejahteraan serta tercapainya keadilan sosial.
Apabila sudah terjadi antar kelompok agama tersebut, misi kemanusiaan dan perdamaian akan mudah pula diwujudkan. Ketika ada bencana alam
misalnya, antar kelompok agama tidak memedulikan perbedaan keyakinan korban, misi kemanusiaan menjadi suatu hal yang penting untuk diwujudkan. dengan masalah-masalah sosial lainnya, antara satu kelompok dengan kelompok lainnya saling bahu-membahu untuk menjalankan misi kemanusiaan agar tercapainya perdamaian bersama.
Terimakasih semoga bermanfaat...
Nb: jangan lupa kunjungi ya guys akun di bawah ini
#ig: yusmunthe
#fb: yus dalimunthe
#Kkldriainpsp2020
Jumat, 24 Juli 2020
Pemberdayaan Ekonomi Umat di Era New Normal
Dimasa pandemi Covid-19 ini kebanyakan masyarakat membudidayakan jenis tanaman pokok untuk dikonsumsi setiap harinya. Adapun jenis tanaman antara lain sebagai berikut:
1. Cabe
Gelaja Covid 19
Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19. Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami...
-
By : Asrina Pulungan (1740200124) Seringkali kita tergelincir akan nikmatnya dunia, dan secara tidak sadar menjadikannya sebagai...
-
Tata cara menyembelih hewan qurban menurut islam Penyembelihan hewan qurban menjadi intisari dari perayaan Idul Adha. Selain menjadi bagian...
-
By: Asrina Pulungan( 1740200124) Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dilakukan pada waktu malam hari. Sholat tahajud sangat dian...














