Pendidikan serta dakwah keagamaan dengan memanfaatkan berbagai media sosial
Pendidikan adalah hal yang paling dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pendidikan maka dapat merubah sikap seseorang dalam berperilaku.
Pendidikan dan dakwah memiliki hubungan yang sangat erat, karena dalam pendidikan pasti ada dakwah yang terselip di dalamnya.
Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju dan modern,dakwah tak lagi dikenal hanya sebatas harus dalam satu majelis, karena berdakwah juga bisa juga di tempat sunyi, ataupun ramai, i ataupun ricuh, bahkan bisa diwaktu menyendiri ataupun saat bersosialisasi, terlebih dengan adanya media sosial yang menjadi perantara penyambung lidah antara penda’i dengan mustami’, Sehingga tak perlu menunggu adanya momen-monen tertentu untuk mensyiarkan agama Islam, akan tetapi para penda’i bisa menyalurkan berbagai macam ilmu pengetahuan mengenai Islam kepada semua golongan dengan perantara media sosial dimanapun dan kapanpun.
Pada masa sekarang, yang dikenal dengan era Milenial, aktivitas dakwah di kalangan muslim semakin populer, sehingga penyebaran islam melalui dakwah semakin besar dan berkembang pesat. Dakwah tidak lagi digunakan hanya sebatas penyampaian khutbah di majid-masjid atau musholla- musholla, kantor, sekolah dan lembaga formal lainnya, namun seiring dengan perkembangan zaman yang melahirkan berbagai macam keunikan seperti teknologi jejaring sosial dan semacamnya, telah membawa perubahan yang sangat sepektakuler dalam melaksanakan perintah amar ma’ruf nahi mungkar, terlebih dengan semakin meningkatnya kemajuan teknologi informasi penyebaran dakwah islami yang tersebar melalui media sosial,kinimenjadi trending di kalangan para pendakwah- pendakwah, baik penda’i muda maupun penda’i yang sudah lama menggeluti dunia perdakwahan mampu membuatsemacam kreatifitas dalam penyampaian berbagai ilmu pengetahuan, politik dan ilmu agama yang termasuk didalamnya yaitu penyebaran islam dengan cara dakwah. Sehingga sangat ironis, jika ditemukan masyarakat masih buta karena berangkapan bahwa media sosial hanya akan berdampak negative dan merusak masa depan, karena sejatinya segala sesuatu akan mempunya dua sisi yang berlawanan yaitu positif dan negative, tergantung siapa dan untuk apa benda itu digunakan, maka hal itu juga akan berlaku pada media sosial yang dijadiakan alat dalam penyaluran dakwah, dalam artian “ media sosial akan menjadi perusak masa depan jika penggunaannya tidak berdasarkan kepentingan. Namun sebaliknya, akan memberikan dampak positif jika di gunakan pada hal-hal yang semestinya”.
Berdakwah melalui media sosial, tergolong cukup mudah dan sangat praktis karena bukan hanya jangkauannya yang sangat luas, namun media sosial juga menghilangkan batas-batas rasisme, golongan, agama dan lainnya sehingga medsos menjadi media bebas untuk menuangkan pemikiran seseorang dalam sebuah tulisan maupun ucapan dan tidak terbatas oleh waktu, bahkan ulasan pembahasannya pun akan lebih gamblang, mengenai dan dapat ditelaah pembaca kapanpun dan dimanapun ia berada, sehigga untuk mengulas sebuah permasalahan yang banyak terjadi dimasyarakat seorang da’i harus memiliki wawasan yang luas serta pengalaman baik bersifat pribadi atau pengalaman yang didapatkan dari orang lain. Dengan melihatfakta lapangan yang ada, peluang berdakwah sangatlah terbuka lebar dan luas, Hampir- hampir tak ada alasan bagi siapa saja untuk tidak ikut andil dalam berdakwah. Dengan jejaring sosial, siapapun bisa menyalurkan aneka lmu seperti dakwah dan tarbiyah kepada semua teman, kerabat, bahkan orang tak dikenal sekalipun, sehingga Menjalankan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar kepada semua kalangan kini semakin mudah dan menarik dengan adanya media sosial. Meski tidak semua kalangan dapat menerima penyebaran islam dengan cara berdakwah di media sosia, namun hal tersebut mendapat apresiasi darimayoritas ulama, dan komunitas pecinta Amar Ma’ruf Nahi Mungkar terlebih dalam menghadapi Era Milenial dimasa sekarang.
Seperti dalam QS. An-Nahl : 125
Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Dalam situasi pandemi saat ini pendidikan serta dakwah melalui media sosial adalah jalan terbaik untuk menempuh pendidikan keagamaan Islam.
Semoga bermanfaat ya guys..
Jang lupa kunjungi akun saya ya guys
#Fb- Yus dalimunthe
#Ig- Yusmunthe
#KKL-DR IAIN Padangsidimpuau 2020
By: Yusmidar dalimunthe
Wah that's the important thing
BalasHapusGood 👍👍
BalasHapusBagus infonya,lanjutkan semoga sukses
BalasHapusNice
BalasHapusMantul
BalasHapusSemangat dx
BalasHapussemangat dc
BalasHapusSemangat dk
BalasHapussemangat dc
BalasHapussemangat dx
BalasHapusSemangat ya say..
BalasHapusWoo
BalasHapus